5 Cara Tingkatkan Personal Branding

  • Whatsapp
Ilustrasi personal branding. (FOTO: FREEPIK)

BANTENINSIGHT.CO.ID – Personal branding adalah cara menentukan persepsi orang lain terhadap dirimu. Hal ini dapat membantumu untuk mencapai tujuan tertentu.

Beberapa orang mungkin merasa canggung memiliki personal brand karena mereka cukup pemalu atau memang tidak merasa nyaman menempatkan diri di luar sana.

Memiliki personal brand juga tidak berarti kamu harus menempatkan diri di luar sana untuk mencapai apa yang kamu inginkan.

Personal brandingmu adalah bagaimana kamu memproyeksikan dirimu ke dunia luar.

Penting juga untuk memahami bagaimana kamu diterima oleh orang lain sehingga kamu dapat mengubah apa yang orang lihat, baca, atau dengar tentang dirimu.

Dilansir dari forbes.com, Adam Stott yang merupakan seorang pengusaha, penulis, pelatih bisnis dan founder Big Business Events, memaparkan lima cara utama untuk mengembangkan atau memodifikasi personal brandmu.

1. Apa yang pertama kali orang pikirkan saat mendengar namamu?

Kamu mungkin tidak tahu, tetapi kamu perlu memikirkan ini karena namamu terkait dengan bisnis yang kamu jalankan, serta kamu akan berinteraksi dengan orang-orang yang akan mengenalmu.

Ketika orang mendengar namamu, tentu kamu menginginkan mereka mendengar hal-hal positif tentang dirimu. Jangan sampai kesepakatan bisnis berantakan karena reputasimu ternyata buruk.  Atau sebaliknya, pastikan kamu mengembangkan personal brand yang positif secara berkelanjutan.

Salah satu cara yang dapat kamu lakukan adalah dengan melihat hasil pertama yang dilihat orang saat mereka mencari namamu di mesin pencari seperti Google.

Baik sebelum atau sesudah berkenalan melalui panggilan telepon, maupun setiap selesai rapat yang kamu lakukan, orang-orang akan mencari kamu di Google.

Jika tidak banyak artikel berita tentang kamu, orang-orang mungkin juga akan melihat profil LinkedIn-mu, halaman Facebook, atau mungkin akun Twitter kamu. Mereka kemungkinan akan melihat apa saja yang telah kamu tulis di media sosial tersebut.

Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan apa yang kamu katakan di media sosial, dan sertakan hal-hal baik yang sedang terjadi dalam hidup atau bisnismu, karena itu akan membantu kamu memupuk personal branding-mu.

2. Apa yang dikatakan profil LinkedIn-mu?

Profil LinkedIn harus terlihat sangat baik untuk menjual nama dan perusahaanmu, agar orang-orang dapat melihat kerjasama apa yang dapat mereka lakukan dengan bisnismu.

Banyak orang akan mencari kamu di LinkedIn, jadi jika saat ini kamu tidak memiliki profil, maka kamu harus membuatnya sekarang juga.

Selain informasi pribadi, seperti riwayat sekolah dan pekerjaanmu sebelumnya, pastikan profilmu menunjukkan profesionalisme dan apa yang dapat kamu lakukan untuk orang lain.

3. Apa yang dilihat orang ketika mereka mencari namamu di Google?

Ketika kamu menuliskan nama Adam Stott, kamu mungkin akan melihat website pribadinya sebagai hasil teratas. Kemudian, ketika kamu mengklik website tersebut kamu dapat mempelajari dan mungin dapat memahami seperti karakternya melalui tulisan-tulisannya.

Oleh karena itu, jika kamu belum memiliki website sendiri, bahkan jika kamu tidak memiliki bisnis saat ini, Adam menyarankan  untuk membuat website pribadi, meskipun hanya berisi CV dan daftar pencapaianmu.

4. Pastikan semua orang tahu apa yang kamu lakukan

Buatlah deskripsi sekitar 30 detik tentang apa yang kamu lakukan, mengapa itu penting, dan mengapa kamu ahli dalam hal itu.

Bayangkan kamu bertemu dengan seseorang di jalan dan kamu hanya memiliki waktu 30 detik untuk meyakinkan orang tersebut bahwa kamu adalah seseorang yang harus ia ajak berbisnis, lantas apa yang akan kamu katakan?

Setelah kamu menemukan pitch-mu, latihlah sampai kamu dapat dengan mudah melafalkannya.

Adam mengatakan salah satu pertanyaan yang sering ia ajukan kepada orang-orang yang ingin berbisnis dengannya adalah “mengapa harus kamu?”.

Ini memang pertanyaan sederhana, tetapi kamu harus dapat menjawab dengan cepat dan meyakinkan orang itu mengapa kamu adalah orang yang harus mereka ajak berbisnis.

Kamu juga dapat mengembangkan personal brand yang hebat dengan membuat video tentang diri kamu. Dalam video itu, kamu bisa menceritakan kisah bisnismu, apa yang kamu lakukan, produk dan layanan bisnismu, atau menunjukkan keahlian yang kamu miliki.

Blog atau buletin juga merupakan cara yang bagus untuk menuliskan perjalananmu, apa yang telah terjadi dalam hidupmu, dan hasil apa yang telah kamu ciptakan dalam bisnismu.

5. Celebrity branding

Apakah kamu memiliki hubungan dengan selebriti? Apakah kamu melakukan bisnis dengan selebriti? Atau, apakah Kamu memiliki foto dirimu dengan selebriti?

Menunjukkan bahwa diri kamu dekat dengan seorang selebriti bisa menjadi cara yang bagus untuk menonjolkan dirimu dari keramaian. Meskipun ini tidak berarti banyak, tetapi itu akan berarti bagi orang lain.

Pikirkan tentang semua dukungan selebriti dan sponsor yang telah digunakan Nike selama beberapa dekade terakhir untuk membantu mereka membangun brand mereka.

Adam menceritakan bahwa hal itulah yang ia lakukan dengan bisnisnya, berbagi panggung dengan beberapa selebriti, dan memberi tahu orang-orang di website pribadinya. Ini juga menargetkan orang-orang yang ingin berbisnis dengan kamu karena mereka ingin tahu cara membuat koneksi dengan dirimu.

Sekarang, cobalah kamu tinjau personal brand-mu. Lihatlah halaman Facebook dan profil LinkedIn kamu, kemudian googling namamu sendiri. Coba jelaskan terhadap dirimu sendiri dalam 30 detik tentang bisnismu dan mengapa orang harus berbisnis denganmu. Buat ulasan video tentang bisnismu atau salah satu produk atau layanan yang kamu jalankan. Terakhir, dalam website pribadimu, sebarkan pesan tentang betapa hebatnya dirimu, betapa hebatnya brand yang kamu miliki, atau betapa hebatnya bisnis yang kamu jalankan.

Jangan menunggu seseorang untuk menepuk bahumu untuk menjadikan kamu seorang bintang. Untuk membuat orang mendatangi kamu dan meminta produk atau layananmu, kamu harus menciptakan personal branding-mu sendiri dan menjadikan diri kamu layaknya seorang bintang. (*)

Pos terkait