ASN Pemkot Serang Bolos Kerja Pasca Lebaran, TPP Bakal Dipotong

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Sebanyak 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang bolos hari pertama masuk kerja pasca libur hari raya idul fitri bakal mendapatkan saksi pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 1 persen.

Bacaan Lainnya

Seketaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan pihaknya akan melakukan pemotongan TPP terhadap ASN yang bolos kerja tersebut.

Kata dia, kehadiran ASN sangat diperlukan karena tugasnya melayani masyarakat oleh karena itu ia sudah memerintahkan Kepala BPKAD untuk melakukan pemotongan TPP terhadap ASN yang bolos.

“ASN yang tanpa keterangan itu akan dipotong TPPnya,” katanya kepada wartawan saat dijumpai diruang kerjanya, Kantor Walikota Serang, Selasa (18/5).

Lanjutnya, tidak ada perbedaan jabatan dalam pemberian saksi kepada ASN yang bolos kerja.

“Karena kami para ASN ini equal (setara) yah untuk setiap aturan. Jadi mau itu Eselon IV, Eselon III dan Eselon II sekalipun akan tetap diberikan sanksi apabila melanggar. Jadi tidak ada bahasa ah ini mah sanksi buat bawahan saja. Sekda juga akan diberikan sanksi jika melanggar,” Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi mengatakan para ASN yang kedapan bolos kerja hari pertama pasca lebaran idul fitri tersebut berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkot Serang.

“Kalau untuk pemberian sanksi sebenarnya ada sanksi teguran dari kepala OPD masing-masing, hingga pemotongan TPP sebesar 1 persen pada bulan berikutnya,” ujarnya.

Ia juga mengatakan 11 ASN yang tidak masuk kerja tersebut juga memiliki kemungkinan masuk kerja hanya saja ketika sedang ada sidak mereka tidak berada dilokasi.

“Misalkan masuk tapi terlambat, atau masuknya siang hari, atau ternyata sudah masuk tapi keluar kantor tanpa meminta izin,” ujarnya.

“Itu bisa saja. Tapi karena pada saat sidak tidak ada dan tidak ada keterangan, maka kami anggap tidak masuk tanpa izin,” pungkasnya. (Fikram)

Pos terkait