BNNP Banten Musnahkan Barang Sitaan Ganja 2,3 Kg

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT. CO. ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten memusnahkan barang sitaan narkoba jenis ganja seberat 2,3 Kilogram (Kg) hasil pengungkapan dua kasus dengan empat orang tersangka.

Bacaan Lainnya

Kepala BNNP Banten Hendri Marpaung mengatakan untuk kasus yang pertama pihaknya berhasil menyita ganja seberat 1,3 Kg ganja dan 6 pot berisi 11 pohon ganja di jalan Raya Gerem, Merak, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Rabu (13/1) dengan menetapkan dua orang tersangka berinisial MR dan ST.

Lanjutnya, petugas BNNP Banten mendapatkan informasi dari bea cukai dan BNNP Jabar bahwa ada pengiriman narkotika ke wilayah banten melalui kantor pos Cilegon. Setelah itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak pos Cilegon dan berhasil mengamakan satu orang tersangka MR sebagai penerima paket.

“Kami melakukan pengembangan dan melakukan intograsi kepada MR dan mendapatkan informasi bahwa barang tersebut milik ST,” Katanya kepada wartawan di Kantor BNNP Banten, Kamis (18/2).

Kemudian pihaknya menuju kesalah satu rumah di Komp Pesona dan berhasil mengamakan ST dan kemudian melakukan pengeledahan. Darihasil pebggeledahan pihaknya menemukan enam pot yang berisikan 11 pohon ganja.

Sementara untuk kasus yang kedua pihaknya berhasil menyita ganja sebanyak delapan bungkus dengan berat 1 Kg di Terminal Kedatangan III Bandara Soekarno Hatta, Jumat (22/1) dengan menetapkan dua orang tersangka berinisial MS dan JL.

Ia mengaku mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasannya ada pengiriman paket ganja sebanyak delapan bungkus yang dibawah oleh dua orang warga Aceh dari bandara Kaulamu Sumatra menuju Bandara Soekarno Hatta.

Lanjutnya, setelah mendapatkan informasi tersebut ia memimpin langsung penyelidikan dan melakukan penangkapan dengan berkejasama dengan pihak Asvec (Scurity bandara) dan bea cukai Kanwil Banten.

“Pada saat turun petugas mengamankan dua orang tersangka yang telah dicocokkan dengan informasi yang didapatkan sebelumnya,” Ujarnya.

Kedua tersangka membawa barang bukti dengan cara menyembunyikan barang bukti didalam sepatu, masing-masing membawa empat bungkus ganja. Kemudian keduanya dibawah ke kantor BNNP Banten untuk menjalani pemeriksaan.

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009. Dengan hukuman minimal empat tahin maksimal hukuman mati. (Fikram)

Pos terkait