Gelaran KKB 2022 Targetkan Penjualan Produk Premiun UMKM Rp6 Miliar

  • Whatsapp
Kepala BI Banten Imaduddin Sahabat saat memaparkan pameran Karya Kreatif Banten (KKB) 2022 yang akan digelar di Summarecon Mall Serpong (SMS) Tangerang pada 20-22 Mei 2022 mendatang di salah satu kafe di Kota Serang, Rabu (18/05/2022). (FOTO: ISMATULLAH/EKBISBANTEN.COM)

SERANG, Banteninsight.co.id – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Banten, akan menggelar Karya Kreatif Banten (KKB) tahun 2022 pada tanggal 20-22 Mei 2022 di Summarecon Mall Serpong (SMS).

Dalam gelaran yang menawarkan produk UMKM kelas premium tersebut, BI membidik penjualan mencapai Rp6 miliar. Target tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan dengan gelaran KKB 2021 sebesar Rp3,7 miliar.

Bacaan Lainnya

Kepala BI KPW Banten Imaddudin Sahabat mengatakan, gelaran KKB bertajuk “Sinergitas Pemeberdayaan UMKM Berdaya Saing Tinggi dan Globalisasi dalam Rangka Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” tersebut, berbeda dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu BI hanya fokus pada UMKM binaan, namun di tahun ini, BI akan menampilkan UMKM unggulan Banten dengan menggandeng para stakeholder.

“Jumlah pesertanya banyak karena kami melibatkan banyak stakeholder, kita juga memperluas market place terutama melalui platfrom plazabanten.com. Prediksi kami (penjualan-red) sekitar Rp6 miliar meningkat dua kali lipatnya, THR nya mudah-mudahan masih tersisa,” kata Imaddudin, Rabu (18/4).

Imad melanjutkan, sebanyak 80 UMKM dengan produk premium di bidang kriya, fashion dan kuliner akan memeriahkan gelaran KKB 2022. BI juga melibatkan marketplace sepert bazarbanten.com, blibli.com, bukalapak.com, lazada, dan tokopedia.

“Kalau kita bicara UMKM premium, harga prodaknya itu lebih tinggi, ada satu UMKM yang bisa mencapai Rp2,5 miliar untuk satu produknya. Harapan kita, Banten untuk mencari UMKM unggulan dan menjadi bintang di Karya Kreatif Indonesia (KKI),” ujar Imad.

Selain itu, kata Imad, dalam agenda KKB yang digelar selama tiga hari itu juga, BI akan coba untuk memecahkan rekor muri dengan membuat makanan tradisional Jojorong yang paling tinggi dan besar.

“Nanti juga, akan ada penampilan fashion show dari para pimpinan dari kabupaten/kota dalam agenda tersebut,” lanjut Imad.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Rudiansyah Thoib menyampaikan, pihaknya mendukung BI Banten karena hal tersebut sejalan dengan bela pengadaan barang dan jasa melalui koperasi dan UMKM mencapai 40 persen.

“Saya yakin kalau tidak dilaksanakan kaitannya dengan bela pengadaan tidak akan tercapai, karena sistem pembayaran ini harus siap masuk ke QRIS nya, dan itu akan difasilitasi oleh BI,” kata Rudi.

Pihaknya juga akan berupaya untuk melakukan kolaborasi sistem data terintegrasi, guna percepatan UMKM naik kelas dan go digital.

“Nanti kita launching, data UMKM yang konvensional kita masukan ke katalog, kita petakan dan dikembangkan ke metavers digital, hasil binaan BI provinsi maupun Kabupaten, kita data supaya UMKM cepat naik kelas,” tutup Rudi. ***

Pos terkait