Hari Kedua Puasa Dimasa Pandemi, Pasar Royal Sepi Pembeli

  • Whatsapp
Takjil: Salah seorang pedagang takjil sedang melalayi pembeli di Pasar Royal, Kota Serang, Rabu (14/4). (Foto: Fikram/Banteninsight.co.id)

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Wisata kuliner takjil di Pasar Royal, Kota Serang merupakan salah satu pasar yang menyediakan jajanan takjik tradisional untuk berbuka puasa.

Jajanan yang disediakan pedagang bermacam-macam mulai dari Cuer, Ketan Bintul, Apem, Jejorong, Kue Talam dan berbagai macam makanan tradisional lainnya.

Harga yang ditawarkan oleh pedagang juga berpariasi muai dari Rp1500 hingga Rp15 ribu tergantung dengan jajanan yang dibeli.

Berdasarkan pantauan banteninsight.co.id dilokasi sejak pukul 16:00 di hari kedua puasa di Pasar Royal hanya ada beberapa pedagang yang menjajalkan takjil untuk berbuka puasa.

Tampak juga orang-orang yang berdatangan menerapkan protoko Kesehatan dengan menggunakan masker. Akan tetapi beberapa pembeli tidak menjaga jarak.

Salah seorang pedagang takjil di Pasar Royal Hayana mengatakan pembeli dagangan takjil masih sepi pembeli. Kata dia, sepinya pembeli dikarenakan factor cuaca yang kurang bersahabat.

“Mungkin karen hujan,” katanya kepada wartawan saat dijumpai di Pasar Royal, Kota Serang, Rabu (14/4).

Lanjutnya, pembeli jajanan miiknya masih orang sekitar Pasar Royal. Kendati demikian juga ada pembeli yang berasal dari Pandeglang, Rangkasbitung, dan dari Kota Serang.

Sementara itu, salah seorang pembeli takjil Hilman Hidayatullah mengatakan ia memiih membeli takjik di Pasar Royal, Kota Serang dikarenakan jajanan yang disediakan banyak jajanan tradisional dengan harga yang ekonomis.

“Banyak kita tinggal memilih saja. Disni banyak makan tradisional,” katanya.

Lanjutnya, jajanan tradisional mudah ditemukan di Pasar Royal, Kota Serang dibulan suci Ramadhan.

“Disini banyak makanan tradisional, Karena kalau hari-hari biasa susah ditemukan,” katanya.

“Harganya sangat ekonomis mulai dari seribu ada yang Rp1500 per biji ya paling segitu jadi sangat ekonomis,” ujarnya.

Ia juga mengatakan para pedagang dan pembeli di Pasar Royal juga sudah menerapkan protokol Kesehatan (Protkes).

“Alhamdulillah bayak yang sadar juga lah pada pakai masker,” ujarnya. (Fikram)

Pos terkait