Jelang Nataru Harga Daging Masih Stabil Rp120 Perkilo

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT. CO. ID – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 harga daging lokal di Pasar Induk Rau, Kota Serang masih stabil Rp120 ribu hingga Rp125 ribu perkilo. Sementara harga daging impor masih berada di Rp100 ribu perkilo.

Bacaan Lainnya

Sementara untuk penjualan daging di pasaran masih lesu bahkan penjualan daging tidak mengalami peningkatan akibat dihantam pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini. Untuk wilayah Kota Serang masih berada di Level II.

Meskipun harga daging stabil masyarakat masih berfikir ulang untuk membeli dikarnakan pendapatan masih belum pulih.

Ketua Gabungan Pengusaha Pedagang Daging (GAPENDA) Provinsi Banten Aeng Khaeruzaman mengatakan bahwa dengan keadaan yang sudah mulai landai penjualan daging masih belum ada peningkatan.

Kata dia, meskipun perayaan Nataru 2022 sudah dekat tidak akan berdampak terhadap penjualan daging. Hal itu dikarenakan mayoritas masyarakat Banten beragama Islam sehingga tidak akan banyak membeli daging terkecuali perayaan hari besar.

“Tidak akan berdampak terhadap peningkatan penjualan daging karena, mayoritas masyarakat di banten beragama muslim, tidak akan banyak yang beli daging terkecuali perayaan hari besar islam,” katanya kepada wartawan di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Selasa (21/12).

Ia juga mengatakan sebelum adanya pandemi Covid-19 penjualan sapi dan kerbau dapat mencapai 18 ekor ditambah dengan daging import sebanyak 5 ton perharinya.

Akan tetapi sejak pandemi Covid-19 penjualan daging sapi dan kerbau hanya dapat mencapai 12 ekor saja dan daging import hanya 2 ton saja.

“Sebelum pandemi covid-19 habis 18 ekor sapi kerbau ditambah daging impor 5 ton. Sementara, penjualan daging dimasa pandemi maksimal habis 12 ekor ditambah 2 ton daging impor,” Ujarnya.

Adanya pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi pejualan daging dan perekonomian masyarakat.

Ia juga berharap tidak ada kenaikan harga daging saat perayaan Nataru 2022. Hal itu, dikarenakan jika harga daging mengalami kenaikan makan penualan daging mengalami kemerosotan yang signifikan. ***

Pos terkait