Kades Malimping Dipanggil Kejati, Terkait Kasus Korupsi Lahan Samsat Malimping

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten melakukan pemanggilan saksi kasus korupsi pengadaan lahan Samsat Malimping.

Bacaan Lainnya

Kali ini Kejati Banten melakukan pemanggilan Kepala Desa Malimping untuk dimintai keterangan riwayat tanah tempat pembangunan gedung Samsat Malimping.

Sebelumnya, Kejati Banten telah melakukan pemanggilan terhadap tujuh pejabat Bapenda Provinsi Banten, Mantan Camat dan BPN.

“Pemanggilan Kades itu, untuk mengetahui riwayat tanahnya dulu,” katanya saat ditemui di Kejati Banten, Kamis (29/4).

Kata dia, pemanggilan terhadap kades tersebut dikarenakan data riwayat kepemilikan lahan Samsat Malimping dimiliki oleh Kades tersebut.

Lanjutnya, dengan demikian pihaknya dapat mendalami riwayat kepemilikan tanah sebelum dimiliki oleh Pemprov Banten. Ia juga menjelaskan untuk luas lahan tersebut pihaknya telah meminta keterangan dari BPN.

“Kalau Kades itu hanya untuk mengetahui riwayat tanah itu saja. Kalau luas tanah kan dari BPN, dia lebih akurat karena perhitungannya menggunakan GPS. Belum ada pemanggilan lain,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan untuk saat ini Kejati banten sedang mendalami dua Kasus dugaan korupsi, yakni kasus pengadaan lahan Samsat Malimping dan kasus hibah Ponpes.

Lanjutnya, kedua kasus tersebut menjadi prioritas Kejati Banten yang dikerjakan oleh tim yang berbeda dengan demikian pihaknya menginginkan kedua kasus korupsi tersebut dapat terselesaikan secara bersamaan.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu perkembangan dari kasus tersebut. Ia juga mengatakan jika ada perkembangan terbaru dari kasus tersebut pihaknya akan membuka informasi tersebut kepada publik.

“Jadi tunggu saja hasil dari teman-teman penyidik,” katanya. (Fikram)

Pos terkait