Kejati Banten Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Kontrak Fiktif Bank Bjb

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten tetapkan dua tersangka baru kasus kontrak fiktif Bank Jabar Banten (Bjb) Cabang Tangerang tahun 2015. Kedua tersangka itu Direktur CV. Marcapada Pendidikan Indonesia Djuaningsih dan Kepala Dinas Pendidikan Sumedang Tahun 2015 Unep Hidayat.

Bacaan Lainnya

Keduanya terlibat dalam kasus korupsi atas nama Direktur PT Djaya Abadi Soraya (DAS) Dheerandra Alteza Widjaya dan mantan Kepala Cabang Bank Jabar Banten (Bjb) Tangerang tahun 2015 Kunto Aji Cahyo yang merugikan negara Rp8,71 miliar.

Kasi Penkum Kejati Banten Ivan Herbon Siahaan didampingi Kasi Penuntutan Kejati Banten Faisol mengatakan Djuaningsih berperan mencari enam kontrak perjanjian fiktif untuk dijadikan agunan dan menerima bagian dari pencairan dana tersebut sebesar Rp2,45 miliar.

“Djuaningsih mencarikan orang dengan enam kontrak untuk penunggak fiktif dan ia menerima bagian Rp2,5 miliar,” Kata Ivan saat ditemui di Kejati Banten, Senin (8/11).

Sementara Unep Hidayat berperan menerbitkan SPK fiktif untuk proyek pengerjaan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten (Dindik Pemkab) Sumedang.

“Menerbitkan surat di Dinas Pendidikan Sumedang fiktif dijadikan sebagai agunan untuk kontrak fiktif di Bank Bjb Tangerang,” ujarnya.

Lanjutnya, Djuaningsih dan Kunto Aji Cahyo menerbitkan kontrak pekerjaan Dindik Kabupaten Sumedang dan dijadikan syarat/Agunan Utama dalam kredit di Bjb Cabang Tangerang.

Kata dia, penetapan kedua tersangka itu berdasarkan fakta persidangan dan penetapan hakim pengadilan Tipikor Serang.

“Dua orang ini dan sekarang sedang menghadapi persidangan di Pengadilan Serang,” Pungkasnya. ***

Pos terkait