Kenali 9 Tanda Tubuh Perlu Istirahat

  • Whatsapp
Ilustrasi seorang pria yang kelelahan saat bekerja. (FOTO: FREEPIK)

BANTENINSIGHT.CO.ID — Saat dilanda kelelahan, sebenarnya tubuh kita sedang berteriak meminta istirahat.

Efeknya dapat terlihat dari pola tidur yang berantakan dan lemas yang dirasakan saat melakukan aktivitas, hingga berkurangnya nafsu makan dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. 

Bacaan Lainnya

Terganggunya aktivitas hingga kesehatan mental dan fisik yang memburuk merupakan dampak buruk dari kelelahan yang dirasakan oleh tubuh.

Dengan istirahat, tubuh menjadi lebih gesit, bugar, berenergi, dan produktif dalam menjalani tugas maupun segudang pekerjaan yang harus dilakukan.

Tubuh yang bugar juga dapat meningkatkan kualitas hidup kita.

Oleh karena itu, sangat penting untuk kita mengenal tanda-tanda yang dikeluarkan tubuh saat lelah dan perlu istirahat.

Berikut sembilan tanda-tanda tubuh memerlukan istirahat yang dikutip dari bustle.com.

1. Kurang tidur

Tanpa tidur, tubuh akan merasa lesu, dan lemah. Sedikitnya waktu tidur juga dapat merugikan tubuh dan menurunkan fungsi kekebalan, motorik dan kognitif.

Tidur memberi energi pada tubuh dengan mengatur ulang, memulihkan, serta membangkitkan tenaga untuk beraktivitas kembali. Untuk pemulihan yang optimal, disarankan tidur selama 7-9 jam.

Pola tidur yang teratur juga akan meningkatkan hormon pertumbuhan untuk membangun kembali serat otot.

2. Nafsu makan tidak menentu

Stres dapat dirasakan oleh seluruh tubuh. Ketika stres meningkat, tubuh merespon dengan memproduksi lebih banyak hormon kortisol, yang akan menaikkan kadar gula darah.

Hormon kortisol dalam prosesnya akan menghasilkan corticotropin-releasing hormone (CRH) yang dapat menghambat nafsu makan, dan  glukokortikoid yang merangsang nafsu makan.

Seseorang yang memiliki kecenderungan menghasilkan lebih banyak hormon glukokortikoid, akan makan berlebihan saat stres.

Sebaliknya, saat stres nafsu makan akan berkurang pada orang yang menghasilkan lebih banyak hormon CRH.

3. Berat badan turun

Penurunan berat badan dua persen dari setiap harinya menunjukkan fluktuasi cairan tubuh.

Selain diakibatkan oleh kurangnya nafsu makan, kemungkinan besar hal tersebut juga diakibatkan oleh tubuh yang kurang terhidrasi selama melakukan aktivitas.

Dehidrasi berdampak negatif pada kinerja fisik dan mental, dan dapat membahayakan kualitas kesehatan.

4. Bibir pecah-pecah

Bibir kering dapat menandakan dehidrasi, yang dapat mempengaruhi pola tidur dan fungsi tubuh.

Jadi, jika gejala ini terlihat, segera hidrasi tubuh dengan minum segelas air. Disarankan minum air sebanyak 2 liter atau sesuai kebutuhan tubuh setiap harinya.

Asupan oksigen dari air akan membuat fungsi otak kembali fresh dan tubuh akan bugar kembali.

5. Detak jantung meningkat

Peningkatan detak jantung adalah salah satu tanda stres.

Adanya tekanan dalam pekerjaan,  membuat sistem saraf otomatis bersiap melepaskan hormon yang mempercepat jantung untuk memindahkan lebih banyak oksigen ke otot dan otak.

Tubuh tidak akan tahu perbedaan antara stres fisik dan psikologis. Bekerja keras seharian memang membutuhkan istirahat yang lebih banyak.

6. Emosi tidak menentu

Ketika tubuh kelelahan, hormon kortisol yang dihasilkan dapat memicu timbulnya kecemasan.

Stres juga menurunkan kadar dopamin, yang berdampak negatif terhadap suasana hati. Mudah murung dan depresi, menunjukkan perlunya tubuh untuk beristirahat dari tugas yang menumpuk.

Lebih lanjut, apabila keadaan emosi semakin kacau, bantuan psikolog atau terapis mungkdiperlukan.

7. Bekerja terlalu lama

Banyak orang lebih mementingkan pekerjaan mereka karena takut kehilangan jati dirinya jika beristirahat dan lambat bekerja.

Mentalitas ini kemungkinan menyebabkan orang-orang memaksakan dirinya ke kantor dan bekerja berlebihan.

Hal tersebut menyebabkan kelelahan, cepat marah, dan perubahan nafsu makan jadwal yang tidak nyanyaman.

8. Sulit berkonsentrasi

Jika merasa otak sulit berkonsentrasi dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan, hal itu bisa jadi tanda tubuh terlalu lelah sehingga mempengaruhi kemampuan fisik dan mental.

Jika kesulitan untuk tetap fokus ini terus dislami, ada baiknya untuk istirahat sejenak.

9. Sakit

Penyakit apapun, seperti nyeri sendi, kram, sakit kepala, kelelahan otot, bahkan sakit akibat siklus menstruasi wanita dapat menjadi tanda bahwa tubuh sedang mogok dan perlu istirahat.

Wajar bagi tubuh untuk membutuhkan istirahat, karena sulit untuk menangani berbagai hal dan tetap aktif sepanjang waktu tanpa istirahat yang cukup.

Istirahat diperlukan untuk meningkatkan kebutuhan akan energi, layaknya mengisi bahan bakar untuk sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk menyegarkan diri dengan beristirahat. ***

Pos terkait