Kenali Perbedaan Rasa Lapar dan Kelaparan

  • Whatsapp
Ilustrasi orang yang sedang makan. (FOTO: FREEPIK)

BANTENINSIGHT.CO.ID — Pernah bertanya mengapa kamu tidak merasa kenyang bahkan setelah makan? Atau kamu merasa lebih lapar setelah makan?

Hal tersebut terjadi karena kemungkinan besar kita sering mengacaukan arti kata ‘lapar’ dan’kelaparan’, atau bahkan tidak mengetahui apa perbedaannya.

Menurut dokter Rohini Patil, ahli gizi dan pendiri Nutracy Lifestyle, yang dilansir dari indianexpress.com, lapar adalah perasaan merasa lapar, sedangkan kelaparan terjadi ketika seseorang telah kehilangan semua rasa lapar dan meskipun makan, ia tidak merasa puas.

Ketika kamu lapar, itu karena tubuh membutuhkan makanan. Saat kamu kelaparan, itu karena tubuh tidak dapat memproses atau menyimpan cukup makanan.

Lapar adalah perasaan, sedangkan kelaparan adalah kondisi medis. Orang yang kelaparan sering merasa lapar karena tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan. Kelaparan bisa disebabkan oleh kadar gula darah yang rendah, kualitas pola makan yang buruk, anoreksia nervosa (pembatasan kalori yang parah), atau penyakit lainnya.

Apa kamu lapar?

Lapar merupakan sensasi dan perasaan fisik, yang tidak hanya butuh untuk makan atau minum, tetapi juga mencakup banyak keinginan dan hasrat lainnya.

Lapar dapat dialami dengan cara yang berbeda. Beberapa orang mungkin merasa lapar ketika mereka bangun di pagi hari dan yang lain mungkin merasa lapar ketika hendak tidur di malam hari.

Beberapa orang mungkin mengidamkan makan makanan tertentu, sementara yang lain mengidamkan berbagai jenis makanan.

Rasa lapar sering dikacaukan dengan ketidaknyamanan lain, seperti kelelahan, kantuk, energi rendah, atau kabut otak, tetapi rasa lapar berbeda karena lebih intens dan berlangsung lebih lama.

Pakar juga berbagi bahwa ada banyak jenis rasa lapar dan masing-masing jenis memiliki karakteristik yang unik.

Misalnya, rasa lapar akan makanan dapat digambarkan sebagai perasaan kosong di dalam yang perlu segera diisi dengan makanan dalam jumlah yang cukup. Tapi bisa juga merasa haus air, yang lagi-lagi bisa digambarkan sebagai perasaan kosong di dalam yang harus segera diisi air dalam jumlah yang cukup.

Cara mengenali rasa lapar, yaitu sebagai berikut.

  • Terakhir kali kamu makan lebih dari 5-6 jam yang lalu.
  • Makanan terakhir kamu adalah porsi kecil.
  • Kamu merasakan sakit di perut dengan suara gemericik.Kelaparan juga dapat berperan dalam hal lain seperti depresi, kecemasan, dan lekas marah. Kondisi ini seringkali dapat dikaitkan dengan pola makan yang buruk, kurang tidur, atau kurang olahraga.
  • Berhati-hatilah dengan perasaanmu saat merasa lapar. Suasana hati dapat mencerminkan rasa lapar dan nafsu makan kita juga! Jadi, untuk menghindari makan berlebihan, pastikan kamu tidak kewalahan dengan emosi tertentu.

Apakah kamu kelaparan?

Istilah kelaparan sering digunakan oleh orang awam dan dokter untuk menggambarkan seseorang yang hanya memiliki sedikit atau tanpa makanan untuk waktu yang lama.

Menurut buku teks medis, The Manual Merck, kelaparan didefinisikan sebagai suatu kondisi asupan makanan yang cukup berkurang untuk jangka waktu lama, biasanya berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Kebanyakan orang berpikir kelaparan itu dapat terjadi apabila makan hanya satu kali perhari. Padahal, tubuh memiliki berbagai mekanisme untuk memastikan kita tidak kelaparan, bahkan jika asupan makanan kita sangat terbatas.

Kelaparan dapat terjadi ketika asupan kalori seseorang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan energinya, biasanya karena kekurangan gizi.

Kelaparan juga bisa disebabkan oleh ketidakmampuan memperoleh makanan di daerah yang terkena dampak perang atau konflik. Dalam hal ini, kelaparan mungkin disengaja atau tidak disengaja.

Ketika seseorang kelaparan, mereka mungkin menunjukkan gejala yang mirip dengan hipoglikemia (gula darah rendah), seperti badan lemah dan merasa lelah, pusing, bingung dan mudah marah. Seseorang yang kelaparan juga akan memiliki kulit pucat serta mata dan bibir kering.

Kelaparan dapat diklasifikasikan sebagai keadaan darurat medis yang memerlukan perawatan segera.

Berikut alasan mengapa seseorang mungkin mengalami kelaparan.

  • Kekurangan uang untuk membeli makanan dan membayar tagihan.
  • Kurangnya akses ke toko kelontong atau pasar.
  • Kurangnya akses ke transportasi (atau ketidakmampuan untuk menggunakannya).
  • Ketidakmampuan untuk memasak makanan untuk diri sendiri atau anggota keluarga.

(***)

Pos terkait