Kesulitan Mendapatkan Siswa Lima Sekolah Swasta di Kota Serang Tutup

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang  Wasis Dewanto mengatakan pihaknya mendapatkan aduan dari Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FOKKS) yang menyatakan sekolah swasta yang ada di Kota Serang sedang mengalami kesulitan mendapatkan siswa. Bahkan setidaknya ada lima sekolah swasta yang terpaksa harus tutup.

Bacaan Lainnya

“Ada sekolah-sekolah swasta yang sulit, bahkan ada lima sekolah swasta yang sudah tutup,” katanya kepada wartawan saat dijumpai usai audensi bersama FOKKS di Ruang Kerja Walikota Serang, Selasa (8/6).

Wasis menjelaskan FOKKS tidak menyebutkan secara detail nama lima sekolah swasta yang telah tutup karena mengamami kesulitan siswa.

“Tadi tidak disebutkan sekolah swasta yang mana,” ujarnya.

Ia juga mengatakan hingga saat ini jumlah sekolah swasta di Kota Serang sudah mencapai 50 sekolah sejak tahun 2020 hingga 2021.

“Dari tahun kemaren (tahun 2020) 50 tidak disebutkan mana dari 50 itu yang tutup,” katanya.

Ia juga menyampaikan jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Serang mencapai 12 ribu siswa. Sementara daya tampung Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) mencapai sembilan ribu. Serta ada GAP sebanyak 3000 hingga 4000 siswa.

“Tetapi yang jelas langkah pak wali dan kami sudah membuat aturan yang namanya PPDB 2021-2022 Perwal No 67 tahun 2021 sudah diterbitkan nanti kita akan sosialisasikan juga ke sekolah swasta,” katanya.

Sementara itu, FOKKS saat diminta konfirmasi oleh wartawan menyatakan semua sudah disampaikan saat audensi dengan Walikota Serang dan FOKKS langsung pergi meninggalkan wartawan.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan ada keluhan dari Kepala Sekolah swasta mengenai penerimaan siswa baru. Kata dia, pihaknya sudah membuat Perwal yang menindak lanjuti Permendikbud no 17 tahun 2021 tentang pembasan penerimaan siswa.

“Disitu disebutkan maksimal satu ruangan, satu rombongan belajar itu 32 orang jadi tidak lebih dari 32 orang,” katanya.

Kata dia, jumlah siswa tidak diperbolehkan lebih dari 32 siswa dalam ruangan.

“Jangan sampai overload dan pembatasan ini sudah dilaksanakan oleh kepala sekolah negeri ini jelas kepala sekolah swasta ini kebagian murid,” katanya.

Kata dia, jika jumlah siswa dipaksakan lebih dari 32 siswa maka sekolah swasta di Kota Serang akan bangkrut.

“Sekarang ini ada lima sekolah swasta yang tutup,” katanya.

Ia menghatirkan jika ada sekolah yang kurang dari 60 siswa maka sekolah tersebut akan ditutup berdasarkan peraturan dari Permendikbud.

“Ini yang saya khawatirkan yang pertama sekoah swasta tidak di Marger dan yang kedua sekolah swasta tidak ditutup,” ujarnya. (Fikram)

Pos terkait