Ketua DPRD Kabupaten Serang Kesulitan Membedakan Berita dan Hoax

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengalami kesulitan untuk membedakan antara berita yang benar dan berita hoax. Hal itu dikarenakan antara berita dan hoax memiliki bias informasi yang hampir tidak bisa dibedakan.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah tidak bisa membedakan mana yang berita mana yang hoax,” Katanya saat memberikan sambutan pada acara Coffe Morning peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke75 di Halaman Gedung DPRD Kabupaten Serang, Selasa (9/2).

Kata dia, kesulitan dalam membedakan berita dengan hoax dikarenakan hoax yang dikirim secara berantai yang menggiring pikiran orang yang menerima informasi tersebut menjadi berita yang benar. Hal itu bisa terjadi jika mencari kebenaran informasi yang didapatkan.

“Tetapi ketika dicek ternyata ini hanya sebuah hoax karena tidak berdasarkan narasumber yang valid,” Ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan perlunya pengecekan nara sumber yang berimbang dan data dan fakta yang benar.

Kata dia, Hal itu menjadi tugas pers untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat membedakan antara berita yang benar dengan berita hoax.

Selain itu, ia juga mengatakan hingga saat ini pemerintah tingkat Desa dan Kecamatan mengalami terauma karena tidak dapat membedakan antara pers dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM).

“Sadar atau tidak banyak oknum-oknum yang mengaku media melakukan tindakan yang tidak terpuji bagaimana seorang media,” Katanya.

Hal itu mengakibatkan masyarakat tingkat bawah tidak bisa membedakan antara pers dan LSM. Kata dia, tentunya hal itu juga menjadi pekerjaan rumah bagi LSM untuk dapat memperbaiki citra dimasyarakat. (Fikram)

Pos terkait