Kyai Enting: Kyai dan Santri Harus Miliki Sifat Paku

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT. CO. ID – Kyai dan Santri harus memiliki sifat seperti paku yang dapat menyatukan dan tidak menjadi pemecah bela. Hal itu, diungkapkan Ketua FSPP Kota Serang Kyai Enting Ali Abdul Karim pada acara peringatan hari santri di Pondok Pesantren Nur El Bantany, Jalan Raya Sayabulu, Kota Serang, Selasa (16/11).

Bacaan Lainnya

“Paku itu menyatukan ada bangunan kayu itu paku yang menyatukan. Kalau santri atau kyai yang memecah bela itu bukan santri, bukan kyai,” Katanya.

Ia juga mengatakan jika ada kyai atau santri yang tidak memiliki sifat menyatukan maka itu bukan kyai atau santri.

“Jangan-jangan kyai gadungan karena ia tidak berprinaip paku,” Ujarnya.

Ia juga mengatakan istilah paku Banten yang ada ditanah jawara itu merupakan sebutan untuk para kyai yang menyatukan warga Banten.

“Kita dengar paku Banten, paku Banten itu kyai sebenarnyasebenarnya, nah kyai itu menyatuhkan,” tuturnya.

Ia juga mengatakan pada peringatan hari santri pihaknya mengusung tema kemandirian santri
Makna hari santri, tema yang kita usung kemandirian santri kemandirian pesantren dan kemandirian para santri.

“Kita ingin kemandirian pesantren, kandirian manajemen apalagi sekarang era digital kita harus digitalisasi,” Tuturnya.

Selanjutnya, ia juga mengatakan pihaknya hanya menghadirkan 10 kyai dari enam Kecamatan . Hal itu dikarenakan status Covid-19 Kota Serang masih dilevel tiga.

“Alhamdulillah kyai-kyai se Kota Serang, Akan tetapi karena status kota serang masih di level tiga hanya hadir 10 kyai dari enam kecamatan,” Tuturnya.

Sementara itu, di kesempatan yang sama Walikota Serang Syafrudin mengatakan peringatan hari santri bertujuan untuk penguatan silahturahmi para kyai dan santri se Kota Serang dalam rangka memicu dan mempelajari ilmu agama.

Menurutnya, pelajaran di Pondok Pesantren lebih lengkap dibandingkan dengan pelajaran di Sekolah umum.

“Pelajaran di pondok ini lebih lengkap dari sekolah umum, pelajaran umumnya ada pelajaran-pelajaran agamanya juga lebih kuat,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi perayaan hari santri itu. Ia juga berharap perayaan hari santri tahun 2022 lebih meriah dibandingkan perayaan hari santri tahun 2021.

“Mudah-mudahan perayaan hari santri tahun kedepannya (2022) lebih besar dari yang sekarang ini,” Pungkasnya. ***

Pos terkait