Manfaatkan Cashback, Empat Pelaku Olshop Fiktif Dibekuk Polisi

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Empat pelaku yang memanfaatkan Cashback di aplikasi e-commerce marketplace atau jual beli online dibekuk Ditreskrimsus Polda Banten.

Bacaan Lainnya

Modus yang digunakan para pelaku melakukan transaksi fiktif yang sesama pelaku yang mengumpul poin (cashback) kemudian ditukarkan dengan produk yang asli.

Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan penagkapan dilakukan berdasarkan laporan Polisi pada tanggal 27 Agustus 2021, penyidik berhasil mengungkap 4 pelaku tindak pidana perdagangan dan ITE.

Kata dia, keempat pelaku inisial BDK (34) pemilik toko celular, BBK (35) pemilik toko celular, HM (47) pemilik toko celular dan AT (35) pemilik toko pompa. Para pelaku ditangkap di empat toko yang ada di Jalan Raya Pasar Kamis, Kabupaten Tangerang pada Kamis, (27/8).

“Mereka membuat akun disalah satu e-commerce marketplace dengan seolah olah jual produk tertentu dan menciptkan pembeli fiktif dengan promo cashback serta penjual dan pembeli adalah sindikasi,” Katanya pada press conference di Aula Bidhumas Polda Banten, Rabu (15/09).

Lanjutnya, para pelaku demi mendapatkan point cashback, poin yang didapat dikumpulkan untuk di tukarkan point dengan produk real, adapun barang yang dikirim para pelaku dengan pembeli fiktif, barang-barang tidak sesuai dengan apa yang mereka jual.

“Seperti melakukan penjualan handphone namun yang dikirim kotak biskuit dalam bungkusan sehingga terkesan transaksi berjalan normal,” Katanya.

Lanjutnya, aksi tersebut sudah dilakoni para pelaku selama satu tahun yang mengakibatkan pihak perusahaan e-commerce mengalami kerugian mencapai Rp400 juta.

“Pelaku sudah melakukan aksinya selama satu tahun, namun transaksi yang paling besar dan sering itu terjadi 4 bulan terakhir ini. Akibat aksi para pelaku tersebut perusahaan e-commerce alami kerugian lebih dari Rp. 400 juta, namun terus masih dilakukan audit lebih lanjut terhadap kasus ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Akbp Shinto Silitonga mengatakan para pelaku dan barang bukti sudah diamankan oleh Polda Banten.

“Keempat pelaku dan barang bukti puluhan unit handphone beragam merk dan type, laptop dan printer, berbagai buku tabungan dan kartu ATM, bukti elektronis berupa transaksi informasi dan elektronik dari akun yang di buat pelaku, beragam paket pesanan yang tidak sesuai kondisi real dan lainnya sudah diamankan di Polda Banten,” Katanya.

Kata dia, para pelaku dijerat dengan pasal 115 UU No 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan Pasal 51 UU No 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan denda 12 Miliar. (Fikram)

Pos terkait