Meresahkan Warga, Pantat Pencuri Mobil Ditembak Hingga Tewas

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT. CO. ID – Polisi menembak pantat kanan FS (45) hingga tembus keperut bagian kanan yang mengakibatkan FS tewas dalam perjalana menuju rumah sakit. FS merupakan otak pencurian kendaraan mobil di Wilayah Provinsi Banten yang kerap meresahkan warga.

Bacaan Lainnya

Saat hendak ditangkap di rumah istrinya di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (6/2/2021) dini hari. FS melarikan diri keloteng dan menembak Polisi yang hendak menangkapnya akan tetapi tembakan yang dilepaskan oleh FS tidak berhasil mengenai Polisi.

Pada saat penangkapan Polisi berusaha memberikan peringatan kepada FS dengan melepaskan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

Akan tetapi FS tidak menghiraukan tembakan peringatan tersebut dengan terpaksa Polisi melepaskan satu tembakan untuk melumpuhkan yang mengenai pantat kanan FS hingga tembus kerut.

Setelah berhasil melumpuhkan FS, Polisi berusaha untuk menyelamatkan nyawa FS dengan membawanya kerumah sakit akan tetapi FS tidak mampu bertahan dan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Banten Kombes Martri Sonny mengatakan FS melakukan aksi pencurian bersama tiga temannya berinisial N (38) warga Kecamatan Jayanti, Tangerang, R (33) warga Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, dan S (30) warga Kecamatan Taraju, Tasikmalaya.

Sepanjang tahun 2020 FS melakukan aksi pencurian sebanyak 24 kali di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di wilayah Provinsi Banten. Hasil pencurian tersebut dijual kependaha di Wilayah Lampung dan Wilayah Karawang dengan harga jual Rp18 hingga Rp20 juta perunit.

“Tersangka merupakan sepesialis pencurian mobil pick up, karenamudah dijual,” Katanya saat melakukan press konfrees di Polda Banten, Senin (8/2).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Edy Sumardi mengatakan hasil penjualan mobil curian tersebut digunakan para pelaku untuk membeli narkoba jenis sabu. Pada saat melaku penggerbekan Polisi menemukan alat hisap sabu yang telah habis pakai.

“Penggerbekan juga menemukan perlengkapan konsumsi sabu,” Katanya.

Ia juga mengatakan dari hasil penangkapan tersangka pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa sat unit senjata api rakitan jenis revolver berikut empat amunisi, satu unit kendaraan roda dua honda vario, satu unit kendaraan roda dua beat, satu unit kendaraan roda empat Suzuki Futura serta barang bukti lainnnya.

Akibat dari perbuatan pelaku akan dijerat dengan 363 KUHP, 480 KUHP, 481 KUHP dengan ancaman kurungan paling lama tujuh tahun.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak memarkirkan kendaraan disembarang tempat serta menggunakan kunci ganda untuk mencegah dan mengulur waktu pencuri untuk melakukan aksinya.

“Jangan meninggalkan kendaraan dengan kunci yang masih menempel dikendaraan, agar tidak menimbulkan niat tindak pencurian,” Pungkasnya. (Fikram)

Pos terkait