New Honda CR-V Pertama Kali Dilengkapi Honda Sensing

  • Whatsapp
Sales Marketing Honda Serang Nuke Lisary sedang menunjukkan New Honda CR-V di Transmart Cilegon, Senin (22/2). (Foto: Fikram/Banteninsight.co.id)

CILEGON, BANTENINSIGHT.CO.ID – PT Honda Prospect Motor (HPM) akhirnya meluncurkan Honda CR-V mengusung konsep Advancing Greatness. Untuk pertama kali Honda CR-V dilengkapi dengan Honda SENSING yang merupakan teknologi keselamatan bagi pengemudi dan penumpang.

Honda SENSING bekerja dengan cara memberikan peringatan hingga mengambil tindakan kendali terhadap kendaraan untuk mengurangi resiko kecelakaan ketika pengemudi sedang lengah atau mengantuk saat mengemudi.

“Meskipun sudah ada teknologi Honda SENSING, tetapi sifatnya membantu pengemudi untuk memberikan peringatan, bahkan sampai mengambil alih kendaali secara otomatis untuk mengurangi risiko kecelakaan,” Kata Instruktur Development Trainer Honda Auto Serang Ardian Helmi Chandra kepada wartawan di Transmart Cilegon, Senin (22/2).

Adapun teknologi yang ada pada Honda SENSING New Honda CR-V yakni Collision Mitigation Brake System (CMBS) teknologi yang memberikan peringatan ketika ada tanda potensi benturan seperti adanya pejalan kaki atau kendaraan lain yang ada didepan kendaraan.

Lane Keeping Asist System (LKAS) membantu kemudi untuk menjaga kendaraan tetap pada jalur yang terdeteksi dan memberikan getaran serta visual jika kendaraan terdeteksi keluar dari jalur.

Road Departure Mitigation (RDM) berfungsi  saat kamera mendeteksi mobil keluar dari marka jalan tanpa menyalakan lampu sein. Apabila mobil tetap keluar dari jalurnya setelah mendapat peringatan audio-visual, maka sistem RDM akan mengatur arah setir dan melakukan pengereman secara otomatis agar mobil kembali ke jalur semula.

Adaptive Cruise Control (ACC) with Low Speed Follow berfungsi menjaga kesetabilan kecepatan kendaraan dan mengatur jarak dibelakang kendaraan yang terdeteksi didepan dan membantu mengurangi kecepatan serta menghentikan kendaraan tanpa harus menginjak pedal rem atau gas apabila kendaraan yang terdeteksi berhenti.

Auto High Beam system ini berfungsi secara intutif akan berganti antara lampu besar dan lampu normal tergantung pada situasi. (Fikram)

Pos terkait