Pelaku Industri Rumah Tangga Keluhkan Sulitnya Mengurus PIRT

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Pelaku bisnis industri tumah tangga di Kota Serang mengeluhkan sulitnya mengurus izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT).

Bacaan Lainnya

Meneger Produksi Edi Supriadi Mie lidi Nismanis mengatakan pihaknya kesusahan melakukan pengurusan izin PIRT. Kata dia, pihaknya sudah melakukan pengurusan PIRT ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang sejak bulan Maret 2021 akan tetapi hingga saat ini izin tersebut belum menadapat respon atau tindak lanjut.

“Belum ada penolakan cuma tidak respon,” Katanya saat dijumpai di Kantor Produksi Mie Lidi Nismanis, Pasar RAU, Kota Serang, Selasa (3/8).

Pihaknya melakukan kepengurusan di Dinkes Kota Serang akan tetapi diarahkan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang.

Akan tetapi pihaknya diarahkan kembali ke Dinkes Kota Serang untuk mendapatkan pelatihan terlebih dahulu.

“Paling minggu depan ditelephone. Tapi sampai sekarang belum ada panggilan,” Katanya.

Sementara itu, Owner Mie Lidi Nismanis Ajis Amri mengatakan pihaknya mengingikan PIRT tersebut guna untuk mengatisipasi kendala dikemudian hari.

“Izin pemasaran dan kesehatan produk makanan,” Katanya.

Kata dia, pihaknya berharap PIRT untuk produknya dapat segera di keluarkan dan mengikuti prosedur yang berlaku.

“Siap mengikuti prosedur,” Ujarnya.

Lanjutnya, industri rumahan yang sudah berdiri sejak tahun 2020 memiliki agen sebanyak 17 orang dan produknya sudah dipasarkan di 1.140 warung yang tersebar di Kota Serang dan Kabupaten Serang.

“Omset Mencapai Rp120 juta. Targetnya Rp1 Miliar,” Katanya. (Fikram)

Pos terkait