Pemprov Banten Ngutang ke Pemkot Serang Rp74 Miliar

  • Whatsapp
MENJELASKAN: Walikota Serang Syafrudin memberikan penjelasan kepada wartawan di Pemkot Serang, Jumat (5/3).

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mencatatkan piutang Pemprov Banten senilai Rp74 Miliar. Hutang tersebut merupakan bentuk bagi hasil pajak yang disetorkan dari Pemkot Serang Ke Pemprov Banten sejak 2019 hingga 2020.

Bacaan Lainnya

Jumlah hutang tersebut diketahui oleh pihak Pemkot Serang dengan melakukan perhitungan terhadap jumlah dana tranfer yang masuk, serta berdasarkan dokumen yang dimiliki oleh Pemkot Serang.

Hal itu terungkap setelah ada reses dari Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten ke Pemkot Serang, Jumat (5/3).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan pihaknya mengeluhkan permasalahan bagi hasil pajak provinsi yang menjadi hak Pemkot Serang sejak tahun 2019 hingga 2020 belum terbayarkan.

“Pemerintah Provinsi segera merealisasikan dana ini (Rp74 M), dana juga merupakan kebutuhan Pemerintah Kota Serang,” katanya saat dijumpai  wartawan di Pus Pemkot Serang, Jumat (4/3).

“Rencananya akan berkirim surat paling lambat itu Senin (8/3) sudah saya kirim surat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang Wachyu Budhi Kustiawan mengatakan terkait laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengenai pitang tersebut terhubung antara laporang keuangan Provinsi Banten dengan Kabupaten/Kota.

“Beberapa hutang yang diakui Provinsi itu harus sama dengan piutang yang dipunyai oleh Kabupaten/Kota,” katanya.

Ia juga menjelaskan jumlah hutang Pemprov Banten tersebut berdasarkan transfer dan dokumen yang dimiliki oleh Pemkot Serang.

“Kami dapat hitung-hitungan itu berdasarkan transfer yang masuk dan SK-SK (Surat Keterang) yang kami dapatkan,” ujarnya.

“Jadi kita bagaimana dapatkan sumber dokumen kami lakukan perhitungan ada kurang bayar dan seterusnya sampai dengan tahun 2019 hingga tahun 2020 kita anggap sebagai piutang sampai Rp74 Miliar lebih,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan berapa jumlah yang diterima Pemkot Serang belum pernah diberitahukan langsung oleh Pemprov Banten.

“kami itu harusnya dapat segini loh itu belum pernah,” ungkapnya. (Fikram)

Pos terkait