Petani Timun Suri Mulai Panen, Asik Nih Buat Buka

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Petani Timun Suri di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang mulai memanen Timun Suri atau yang dikenal warga setempat dengan nama Bonteng Puan.

Timun suri yang sudah ditanam oleh petani selama kurang lebih 2 bulan 15 hari memang direncanakan untuk dipetik sebelum memasuki bulan suci rahmadhan.

Para petani menjual timun suri tersebut ke tengkulak yang mana nantinya timun suri itu akan disebarkan di Kota Cilegon, Tangerang dan Jakarta.

Salah seorang petani timun suri di Sawah Luhur Nur Soleh mengatakan ia sengaja menebar bibit timun suri 2,5 bulan yang lalu. Kata dia, hal itu disengaja untuk dapat menepati waktu panen sebelum memasuki bulan suci rahmadhan.

“Ini sudah matang lihat saja sudah meletek (Kulit timun suri retak), Kalau tunggu dua sampai tiga hari lagi baru matang,” katanya kepada wartawan saat dijumpai di Kampung Kebon Baru, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Selasa (6/4).

Kata dia, para petani menjual hasil panen timun suri tersebut kepada warga dan tengkulak dengan hitungan harga per pikul. Untuk satu pikul timun suri dihargai Rp80 ribu.

“Ada juga penjual dadak yang ambil (Membeli) timun suri disini,” katanya.

Lanjutnya, timun suri hasil panen tersebut nantinya akan disebar kebeberapa daerah seperti Kota Cilegon, Tangerang dam Jakarta.

Kata dia, timun suri selalu dimintai oleh masyarakat saat bulan rahmadhan. Akan tetapi untuk tahun ini para petani timun suri banyak yang tidak menanam dikarenakan cuaca ekstrim. Bahkan hujan deras yang melanda daerah tersebut Sabtu (3/4) lalu mengakibatkan rusaknya timun suri.

Lanjutnya, cuaca yang panas dapat menghasilkan timun suri yang bagus. Akan tetapi jika cuaca sedang tidak bersahabat atau hujan deras maka timun suri yang dihasilkan akan busuk. (Fikram)

Pos terkait