Pinjam KUR di Bank Mandiri, Uang Pedagang Sayur Keliling Rp47 Juta Raib Misterius

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Uang hasil pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp47 Juta di Bank Mandiri milik seorang pedagang sayur keliling Siti Mualiyah hilang secara misterius usai ditelepon oleh oknum yang mengatasnamakan pegawai Bank Mandiri.

Bacaan Lainnya

Kehilangan uang hasil pinjam dari KUR itu terjadi pada Rabu 8 Desember 2021 kisaran pukul 15:00 WIB hingga pukul 16:00 WIB.

Nasabah Bank Mandiri Siti Mualiyah mengatakan sepulang ia dari Bank Mandiri KCP Ciceri ia mendapat telephone dari oknum yang mengaku dari pihak Bank Mandiri mengucapkan selamat karena uang KUR telah ditransfer ke rekeningnya.

Ia mengangkat telepon itu dikarenakan pihak Bank Mandiri berpesan akan ada petugas yang menghubunginya melalui sambungan telepon.

Selanjutnya, oknum tersebut memintanya untuk melakukan pengecekan saldo melalui aplikasi Livin Mandiri. Kata dia, saat pengecekan itu saldo miliknya masih utuh Rp50 juta.

“Saya cekkan ada tanda mata dikanan saya klik muncul saja saldo Rp50 juta. Terus orang itu menanyakan soal ATM bank BCA saya matiin,” Katanya saat ditemui di Halaman Bank Mandiri KCP Ciceri, Rabu (22/12).

Karena ia merasa curiga dengan telpon oknum yang mengaku dari pihak Bank Mandiri Siti pun memutuskan panggilan telepon itu, kemudian ia mengecek saldonya tersisa sebesar Rp27 juta.

“Terus saya cek saldo Rp27 juta lemes kan ya Allah, ” Ujarnya.

Selanjutnya ia melakukan pengecekan kembali di ATM yang berada dekat Polda Banten

“Cek saldo tinggal Rp100 ribu dari Rp50 juta,” katanya.

Ia juga mengatakan telah menghubungi pihak Bank Mandiri. Akan tetapi hingga saat ini ia belum mendapatkan kejelasan dari pihak Bank Mandiri.

“Ingin saya kan pihak Bank Mandiri konfirmasi ya buk kami sedang menguruskan kami tidak bisa memutuskan sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, saat para wartawan mencoba meminta konfirmasi dari pihak Bank Mandiri KCP Ciceri akan tetapi pihak Bank Mandiri tidak berkenan memberikan statmen terkair kehilangan uang yang dialami oleh nasabahnya. ***

Pos terkait