PPKM Darurat Tumpukan Sampah di TPS Liar Meningkat

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Kebijakan pemerintah memberlakukan PPKM darurat tidak terlalu berdampak terhadap jumlah produksi sampah di Kota Serang.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi lokasi pembuangan sampah beralih yang mulanya berada di pusat perbelanjaan pindah ke perumahan warga dan tempat pembuangan sampah (TPS) liar.

“Masyarakat banyak memesan makan dengan cara online, sehingga yang semula bertumpuk di mal sekarang bertumpuk di perumahan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Ipiyanto saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (22/7).

Kata dia, volume sampah di TPS liar yang semula berkisar 6 kubik mengalami peningkatan 7 sampai 8 kubik.

“Biasa satu kali angkut jadi dua kali angkut,” ujarnya.

Untuk jenis sampah yang berada di TPS liar seimbang antara sampah organik dan anorganik. Kata dia, keberadaan sampah tersebut dikarenakan masyarakat tidak mengkonsumsi makanan di restoran tempat pembelian makanan.

“70 persen organik sisanya anorganik, kalau jumlah sampah kenaikannya kalau biasa kita bisa mengangkut 400 ton perhari, kenaikannya sekitar 10 sampai 20 ton yang kami bisa angkut tidak terlalu besar,” ujarnya.

Ia juga mengatakan perubahan volume sampah juga terjadi hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Kata dia, pada hari tersebut sampah di pusat perbelanjaan mengalami peningkatan akan tetapi ketika diberlakukannya PPKM sampah tersebut berpindah ke perumahan.

“Tumpukan sampah beralih ke perumahan,” katanya. (Fikram)

Pos terkait