PPKM Diperpanjang, Pedagang Kaki Lima di Kota Serang Pasang Bendera Putih

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT. CO. ID – Pedagang Kaki Lima (PKL) di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang memasang bendera putih, Rabu (28/7). Aksi ini sebagai tanda menyerah dengan keadaan sulit yang mereka alami dari Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bacaan Lainnya


“Aduh pak enggak bisa diomongi penghasilan sekarang mah menuruh banget. Kita pagi sampai malam enggak ada penglaris sekarang dapat Rp10ribu,” Kata Yuli, salah satu PKL di di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Rabu (28/7).
Padahal pada hari biasanya kata dia, penghasilannya bisa mencapai Rp150ribu perhari.


Akibatnya lanjut Yuli, ia mengaku tidak bisa memenuhi kebutan hidup sehari-hari termasuk membayar biaya sekolah anaknya.


Lebih lanjut Yuli mengatakan, penurunan penghasilan tersebut dikarenakan hanya pedagang makanan saja yang diperbolehkan berjualan hingga pukul 21.00 wib.


“Susah banget sampai nangis saya pulang, pedagang kuliner banyak tapi pengunjung engga ada,” Ujarnya.

Sementara itu, PKL lainnya Elan Jaelani mengatakan, penerapan PPKM sangat sangat berdampak terhadap keluarganya. Bahkan ia mengaku tidak mampu membayar uang sekolah anaknya selam satu tahun.


“Uang sekolah belum kebayar sampai sekarang,” Katanya.


Kata dia, omset jualanya terus menurun dari Rp700ribu menurun menjai Rp300 ribu perharinya. “Tapi kalau sekarang, setelah adanya Covid-19 dan PPKM, paling sehari dapat Rp200.000, kalau lagi ramai Rp300.000 sampai Rp400.000 omsetnya. Kadang enggak cukup buat belanja,” Ujarnya.

Pos terkait