Rencana Tampung Sampah Tangsel di Cilowong Tertunda

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menampung sampah dari Tangerang Selatan (Tangsel) di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong tertunda.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Ipi Yanto mengatakan pihaknya masih perlu melakukan perbaikan akses jalan yang ada di TPSA Cilowong dan masih membutuhkan alat berat.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumumkan lelang melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“Mingu-minggu ini, mudah-mudahan bisa kita tayangkan nanti paling lambat dihari Jumat (11 Juni) atau Senin (14 Juni) depan,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Kantor DLH Kota Serang, Senin (7/6).

Pihaknya juga akan melakukan pembenahan internal terlebih dahulu terkait dengan ketersedian peralatan di TPSA Cilowong.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pembangunan bronjong yang merupakan upaya untuk menghindari terjadinya longsor dari tumpukan sampah dan pembangunan pintu gerbang TPSA Cilowong. Dari tiga pintu gerbang ada saat ini, pihaknya akan memperbaiki satu gerbang saja.

“Kemungkinan baru satu yang akan kita coba perbaiki,” katanya.

Pentingnya perbaikan gerbang tersebut dikarenakan posisi gerbang tersebut berada di Jalan Raya Gunung Sari, tentunya akan banyak kendaraan yang berlalu lalang dan untuk menghindari luapan air yang turun dari jalan pada musim penghujan. Serta memberikan rambu-rambu bagi pengguna jalan.

“Hal ini juga sangat penting kami anggarkan karena ini berada diposisi (gerbang) jalan raya Gunung Sari banyak kendaraan-kendaraan sehingga pagar ini juga merupakan salah satu upaya untuk menghindari adanya luapan air yang turun dari jalan,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya sedang mengupayakan perlatan kendaraan seperti Ekavator dan Doser yang diajukan ke Pemkot Tangsel.

“Kami membutuhkan ekavator itu empat atau lima dan doser,” katanya.

Peralatan tersebut akan digunakan untuk membantu DLH Kota Serang dalam melakukan penataan TPSA Ciliwong.

“Kami sangat butuh sekali karena di TPSA itu memerlukan peralatan yang berat,” katanya. (Fikram)

Pos terkait