Sejumah Ruas Jalan Kota Serang Terendam Banjir

  • Whatsapp

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Serang selama dua jam menyebabkan beberapa titik ruas Jalan terendam genangan air.

Bacaan Lainnya

Seperti yang terjadi di jalan Perumahan RSS Pemda, jalan raya Petir-Serang, Kecamatan Cipocokjaya ketinggian air mencapai 30 Cm yang mengakibatkan beberapa kendaraan mogok karena menerobos genang air.

Selanjutnya genangan air juga terjadi di Jalan Syeh Nawawi, Kecamatan Cipocokjaya kedalam air mencapai 25 Cm. mengakibatkan terganggunya lalu lintas kendaraan.

Salah seorang warga perumahan RSS Pemda Ahyar mengatakan kawasan tersebut sudah menjadi langganan banjir dikarenakan buruknya sistem drynase yang ada disamping kiri dan kanan jalan.

“Penyebanya itu ada diselokan sana mampet, sampahnya enggak jalan,” katanya kepada wartawan di depan tokohnya jalan raya Petir-Serang, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Jumat (4/6).

Ia juga mengatakan sudah tinggal disana sejak tahun 2017. Kata dia, dikasi memang sering terjadi kebanjiran akan tetapi air tidak sampai memasuki tokohnya.

Ia berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang agar melakukan perbaikan drynase agar air yang melalui gorong-gorong dapat mengair dengan lancar.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Diat Hermawan mengatakan pihaknya sedang melakukan assement terhadap wilayah yang tergenang air.

Kata dia, ada beberapa titik yang tergenang air seperti di depan Hotel Le-dian ketinggian air mencapai 10 Cm dan Jalan Raya Petir Cipocok Jaya ketinggian air mencapai 15 Cm. Kendati demikian lalu lintas kendaraan masih berjalan dengan lancar.

Ia mengatakan banjir tersebut karena peralihan musim yang kemungkinan akan terjadi lagi. Oleh karena itu ia memperingati masyarakat agar lebih hati-hati karena musim hujan masih terjadi di Kota Serang.

“Sekarang ini musim, pancaroba dan peringatan dini dari BMKG, Bahwa hujan deras masih terjadi di Kota Serang, Masyrakat untuk lebih berhati-hati,” pungkasnya. (Fikram)

Pos terkait