Sempat Viral Ngaji Di Toilet, KPJ Kota Serang Kini Punya Rumah Singgah

  • Whatsapp
PERESMIAN: Peresmian rumah singgah KPJ Kota Serang di Kios belakang Terminal Pakupatan, Rabu (17/2). (FOTO: Fikram/Banteninsight)

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Para pengamen jalanan yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Serang yang sempat viral beberapa waktu lalu karena melakukan pengajian di Toilet terminal Pakupatan, Kota Serang.

Bacaan Lainnya

Saat ini, KPJ Kota Serang sudah memiliki tempat bernaung atau rumah singgah untuk melakukan kegiatan pengajian serta mengejar pendidikan kesetaraan Paket B dan C.

Pembina KPJ Kota Serang Irfan Hadiana mengatakan dengan adanya rumah singgah tersebut merupakan bentuk karya nyata dari KPJ Kota Serang dengan usaha sendiri dapat memilik rumah singgah dengan cara menjual kaos.

“Menjual kaos, Alhamdulillah punya tempat meskipun belum lunas,” katanya kepada wartawan usai peresmian rumah singgah dan sekolah jalanan yang berlokasi di belakang Terminal Pakupatan, Rabu (17/2).

BACA JUGA: Pengajian KPJ Terpaksa Dilaksanakan Di Toilet Terminal Pakupatan

Saat ini pihaknya sedang menunggu itikad baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk memberikan perhatian kepada para pengamen jalanan. Hal itu dikarenakan selama ini pemerintah seolah tutup mata dan membiarkan hal-hal yang terjadi di jalanan.

“Pada dasarnya KPJ Kota Serang ingin berubah kearah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga mengatakan saat ini pihaknya sedang menjalankan program sekolah jalanan bekerjasama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Pandeglang. Adapun alasannya bekerjasama dengan PKBM Kabupaten Pandeglang dikarenakan pihaknya kesulitan mencari PKBM yang bersedia bekerjasama secara gratis.

“Kami dua bulan mencari PKBM yang bisa bersinergi dan mungkin tanpa ada biaya itu tidak ada di Kota Serang. Namun ternyata dari PKBM Maju Bersama asal Pandeglang siap untuk bersinergi tanpa biaya. Ini menjadi ironi sebenarnya, namun kami mengapresiasi dan KPJ Kota Serang akan bekerjasama dengan mereka yang tidak pura-pura peduli,” ujarnya.

Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehsos) pada Dinsos Kota Serang, W. Laras Wijayanti mengatakan pihaknya merasa bangga dengan yang dilakukan oleh KPJ Kota Serang karena telah memiliki rumah singgah dan sekolah jalanan mandiri.

“Memang tidak dipungkiri, masyarakat kita ini masih banyak yang memerlukan pembinaan yang berkelanjutan. Karena memang adanya ketidakmampuan. Jadi dengan konsep rumah singgah dan sekolah jalanan, ini sangat membantu dan perlu diapresiasi,” katanya.

Menurutnya dengan adanya sekolah jalanan tersebut dapat mempermudah kesetaraan pendidikan bagi para penyanyi jalanan dan bagi masyarakat yang kurang mampu untuk menempuh pendidikan formal.

Pembina Yayasan Insan Al-Faizin yang menaungi PKBM Maju Bersama Dede mengatakan pihaknya sangat mendukung adanya rumah singgah dan sekolah jalanan yang dibentuk oleh KPJ Kota Serang.

“Kami siap untuk mengawal dalam hal pembelajaran dan segala hal lainnya,” pungkasnya. (Fikram)

Pos terkait