Tiga Tersangka Kasus Korupsi Masker di Dinkes Banten Rp1,68 Miliar Ditahan

  • Whatsapp
korupsi masker

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Banten menahan tiga orang tersangka kasus korupsi pengadaan masker NK95 sebesar Rp1,68 miliar di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Kamis (27/5).
Metiga tersangka tersebut yakni AS dan WF dari pihak swasta atau penyelenggara serta LS yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten.

“Mereka bersepakat karena ada perubahan RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang sebelumnya tidak seharga itu, akan tetapi atas permohonan dari penyelenggara maka dirubah RAB itu, sehingga kemahalan yang signifikan,” kata Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana kepada wartawan di Kantor Kejati Banten.

Selain itu, kata dia, penyedia barang melakukan tindak pemalsuan dokumen sehingga pihaknya meyakini bahwasannya tindakan para tersangka merupakan tindak pidana korupsi.

Lanjutnya, masker NK95 yang diperuntukkan tenaga medis Provinsi Banten itu semula seharga Rp70 ribu yang kemudian pihak penyelenggara mengusulkan untuk menaikan harga menjadi Rp120 ribu per lembarnya.

“Dari anggaran Rp3,3 miliar tadi dipotong pajak. Kami menemukan indikasi tentu akan kami konfirmasi lagi dengan audit berapa seluruhnya kerugian negara,” katanya.

Untuk dua tersangka penyelenggara pihaknya belum mau memberikan nama Perseroan yang yang terlibat. Akan tetapi ia memberikan inisial perusahaan tersebut dengan tidak menyebutkan lokasi keberadaan perusahaan tersebut.

“PT RAM. Saya bukan orang sini, saya tidak tahu,” ujarnya.

Ia juga mengatakan para tersangka dikenakan pasal 2 junto pasal 3 no 31 tahun 1999. Ketiganya saat ini ditahan di Ruatan Pandeglang. (Fikram)

Pos terkait