Warga Banten yang Hiperaktif Akan Divaksin Terlebih Dahulu

  • Whatsapp
Humas Pemprov Banten For Banteninsight.co.id

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana akan mendahulukan vaksinasi kepada warga banten yang hiperaktif atau warga yang beraktivitas tidak terbendung.

Bacaan Lainnya

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan penanggulangan yang dilakukan oleh satgas Covid-19 sudah dilakukan secara maksimal. Hanya saja saat ini Pemprov Banten perlu memaksimalkan program vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok masyarakat (herd immunity).

“Kalau perlu, Kalau perlu, anggota masyarakat yang aktivitasnya tidak bisa dibendung, kita vaksin terlebih dulu,” katanya saat Rapat Penanganan Covid-19 Di Provinsi Banten dengan Tim Satgas Covid-19 Tangerang Selatan di Serpong, Tangerang Selatan Jumat (19/2).

Ia juga mengatakan untuk dapat mendisiplinkan masyarakat menerpakan protokol kesehatan membutuhkan waktu dan hal ini berpengaruh dengan pemulihan ekonomi di Provinsi Banten.

“Untuk mengubah budaya, kebiasaan dan mentalitas masyarakat yang sudah terbangun lama, perlu waktu untuk terjadi internalisasi dalam masyarakat,” katanya.

Ia juga mengatakan untuk dapat mengeluarkan kebijakan dan langkah dalam menangani Covid-19 di Provinsi Banten juga memerlukan data yang terupdate.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie melaporkan, pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kedua, tingkat kepatuhan masyarakat periode 9 hingga 18 Februari mencapai 83 persen. Positif rate tanggal 9 hingga 15 Februari sebesar 5,4 persen.

“PPKM ll terbukti meningkatkan kepatuhan masyarakat,” ungkapnya.

Dipaparkan, pada tanggal 18 Februari telah terjadi 419 kasus baru. Angka kesembuhan mencapai 90 persen dan angka kematian sebesar 4,3 persen. Untuk zonasi pada PPKM Mikro, pada tingkat RT/RW tidak ada Zona Merah.

“Kota Tangerang Selatan hari ini masuki Zona Orange. Di tingkat RT/RW mayoritas Zona Hijau,” ungkap pria yang akrab disapa Ben itu.

Masih menurut Ben, saat ini dilakukan integrasi Kampung Tangguh Covid-19 dengan Tim Satgas Covid-19 RT/RW.  (*/Fikram)

Pos terkait