Warga Minta Kompensasi Pendidikan Hingga S3, Walikota Serang: Enggak Mungkin

  • Whatsapp
AUDENSI: Wali Kota Serang Syafrudin ditemani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ipiyanto beserta jajaran serta Pimpinan Komisi II DPRD Kota Serang dan anggota DPRD melakukan audiensi dengan masyarakat Pasir Gedong dan warga Cikoak terkait kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dengan Pemkot Tangerang Selatan di Rumah Makan Cibiuk, Rabu (17/2). (Fikram/Banteninsigh)

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Belasan Warga Pasir Gadung menolak Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk menampung sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebanyak 400 ton setiap hari.

Bacaan Lainnya

Kendati demikian warga Pasir Gedung akan menyetujui rencana tersebut jika Pemkot Serang bersedia memberikan jaminan pendidikan kepada warga Pasir Gedung dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Strata Tiga (S3).

Walikota Serang, Syafrudin mengatakan warga Pasir Gedung menyetujui rencana Kerjasama Pemkot Serang dengan Pemkot Tangsel untuk menampung sampah dari Kota Tangsel. Akan tetapi warga Pasir Gedung memberikan syarat mendapat pendidikan hingga S3.

“Persyaratannya jangan muluk-muluk harus menanggung pendidikan SD sampai S3,” katanya kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan warga Pasir Gedung dan Cikoak di Rumah Makan Cibiuk, Rabu (17/2).

“Persoalan enggak mungkin masa saya ngomong ke Tangsel-nya seperti itu, malu-maluin,” ujarnya disambut gelak tawa pejabat pemkot Serang.

Sementara itu, Koordinator Warga Kampung Pasir Gadung Aliyudin mengatakan pihaknya menolak adanya sampah Tangsel dikarenakan sarana dan pra sarana Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong tidak memungkinkan dapat menampung 400 ton sampah dari Tangsel.

“Artinya warga Pasir Gadung masih menolak,” katanya.

“Enggak minta kompensasi apa-apa yang pasti yang penting sarprasnya,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan hingga saat ini pihaknya tidak meminta kompensasi. Kata dia, yang terpenting saat ini pihaknya mengingikan sarana dan prasana segera dilengkapi agar kemudian dapat menampung sampah dari Tangsel.

“Lengkapi dulu sarana dan prasarananya,” katanya. (Fikram)

Pos terkait